JagoanDekor

Wardrobe Custom

5 Kesalahan Bikin Wardrobe Custom yang Bikin Nyesel

Membuat wardrobe custom sering kali menjadi pilihan utama karena kita bisa menentukan sendiri ukuran, warna, hingga model yang paling pas dengan tema kamar tidur. Di atas kertas, semuanya terlihat sempurna. Namun, saat proses perencanaan diabaikan, banyak orang baru menyadari kekurangannya setelah lemari tersebut selesai dipasang di dalam kamar.

Agar Anda tidak mengalami kerugian biaya dan waktu, berikut adalah 5 kesalahan fatal saat membuat wardrobe custom yang paling sering bikin menyesal:

Pembagian Kompartemen Dalam yang Tidak Sesuai Kebutuhan

Kesalahan nomor satu yang paling sering terjadi adalah terlalu fokus pada keindahan tampilan luar lemari (fasad pintu), tetapi melupakan fungsionalitas bagian dalamnya.

  1. Mengapa Bikin Nyesel: Banyak orang asal membagi isi wardrobe custom menjadi rak-rak baju lipat yang sama besar. Alhasil, saat wardrobe custom jadi, mereka kekurangan slot gantungan untuk baju panjang (seperti dress atau gamis), atau justru menyisakan ruang kosong vertikal yang terbuang sia-sia karena tumpukan baju lipat terlalu tinggi dan rawan roboh.
  2. Solusi: Sebelum mendesain, audit dulu jenis pakaian Anda. Jika Anda lebih banyak memiliki kemeja, jas, atau dress, perbanyak area tiang gantungan (hanging area). Jika pakaian Anda didominasi kaos, barulah perbanyak sekat rak horizontal.

Mengabaikan Ruang Ayun Pintu (Door Clearance)

Saat memesan lemari custom, Anda harus menghitung jarak ruang antara lemari dengan furnitur lain di sekitarnya, terutama tempat tidur.

  1. Mengapa Bikin Nyesel: Menggunakan pintu model biasa (pintu ayun/swing door) pada kamar yang berukuran kompak sering kali berujung petaka. Ketika kasur sudah dimasukkan, pintu lemari tidak bisa dibuka secara penuh karena terpentok ujung tempat tidur atau meja rias.
  2. Solusi: Jika jarak antara lemari dan kasur kurang dari 60 cm, lupakan pintu ayun. Pilihlah sistem pintu geser (sliding door) yang sama sekali tidak memakan ruang luar saat Anda mengakses pakaian.

Salah Memilih Material untuk Dinding yang Lembap

Bahan dasar pembuatan wardrobe custom sangat beragam, mulai dari particle board, MDF, Multiplek (Plywood), hingga PVC Board. Salah memilih bahan di area yang lembap akan memperpendek umur lemari Anda.

  • Mengapa Bikin Nyesel: Jika posisi lemari kustom Anda menempel pada dinding luar rumah yang sering terpapar hujan, atau membelakangi dinding kamar mandi, area tersebut pasti sangat lembap. Menggunakan bahan murah seperti particle board atau MDF akan membuat lemari cepat berjamur, melengkung, memicu bau apek pada pakaian, bahkan hancur dimakan rayap dalam hitungan bulan.
  • Solusi: Gunakan material minimal Multiplek berkualitas tinggi atau beralihlah ke PVC Board yang 100% anti-air dan anti-rayap untuk investasi jangka panjang yang aman.

Melupakan Sistem Pencahayaan di Dalam Lemari

Wardrobe custom biasanya dibuat tinggi menjulang hingga menyentuh plafon untuk memaksimalkan ruang penyimpanan vertikal. Namun, struktur yang tinggi dan dalam ini sering kali menghalangi cahaya lampu utama kamar.

  • Mengapa Bikin Nyesel: Area bagian dalam lemari, terutama di sudut-sudut bawah atau rak paling atas, menjadi sangat gelap dan remang-remang. Anda akan kesulitan membedakan warna pakaian yang mirip (seperti hitam dan biru tua) dan membuat lemari terkesan pengap.
  • Solusi: Mintalah vendor Anda untuk menanam instalasi lampu LED strip pintar (yang otomatis menyala saat pintu dibuka) di bawah sekat rak atau di sepanjang tiang gantungan baju.

Tidak Menyediakan Laci Tersembunyi dengan Kunci (Safe Drawer)

Banyak orang memesan lemari kustom hanya untuk menaruh pakaian, tanpa memikirkan fungsi keamanan untuk barang-barang berharga lainnya.

  1. Mengapa Bikin Nyesel: Saat lemari sudah terpasang paten di dinding, Anda baru kebingungan mencari tempat yang aman untuk menyimpan perhiasan, jam tangan, sertifikat rumah, atau dokumen penting lainnya. Menaruhnya begitu saja di rak terbuka tentu sangat berisiko.
  2. Solusi: Selalu rancang minimal satu atau dua laci di bagian dalam lemari yang dilengkapi dengan sistem kunci tersembunyi (bisa menggunakan kunci manual, digital lock, atau kunci sensor sidik jari).

Rancang Wardrobe Custom Bebas Drama Bersama Jagoan Dekor

Menghindari kesalahan-kesalahan di atas memerlukan diskusi mendalam dengan desainer interior atau pengrajin furnitur yang berpengalaman. Diperlukan ketelitian tinggi dari mulai proses mengukur ruangan, pemilihan jenis material, hingga penentuan aksesoris engsel yang awet agar pintu lemari tidak mudah anjlok.

Jika Anda ingin membuat wardrobe custom yang fungsional, estetik, presisi, dan sesuai dengan anggaran yang Anda miliki, Anda bisa memercayakannya kepada Jagoan Dekor. Kami siap membantu Anda mulai dari pembuatan desain 3D yang disesuaikan dengan kebutuhan pakaian Anda, pemilihan bahan anti-rayap, hingga proses instalasi yang rapi tanpa merusak dinding kamar Anda. Hubungi kami sekarang untuk mewujudkan lemari pakaian idaman Anda tanpa penyesalan di kemudian hari.

Informasi Kontak Jagoandekor.com:

Informasi Media Sosial:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 1   +   2   =  

Konsultasi kebutuhan Anda bersama cutomer care kami sekarang